Rumah Ibadah

Data Rumah Ibadah se-Provinsi Bali ditampilkan pada tabel dibawah. Untuk pencarian berdasarkan Kabupaten atau Jenis Rumah Ibadah dapat dilakukan dengan mengisikan kata kunci pencarian di kolom "search" di kanan atas Tabel Data Rumah Ibadah

Data Rumah Ibadah se-Provinsi Bali

Masjid

Masjid Raudhatul Jannah

Nama Penanggungjawab H. Ilmi
Telpon Penanggungjawab 085337181244
Jadwal Ibadah Melakukan Kegiatan Sholat Fardhu, Sholat Jumat, dan Kegiatan Sosial Keagamaan lainnya.
Alamat Br. Rening Desa Cupel Kec. Negara Kab. Jembrana - Bali, Cupel, Negara, Jembrana

Sebelum didirikannya Masjid Raudhatul Jannah masyarakat melaksanakan solat berjamaah di Masjid Jami' Baitus Salam Cupel, karena jarak yang ditempuh terlalu jauh maka masyarakat mendirikan mushalla Pak Haji Ja'far di desa Baluk. Dengan harapan agar para jamaah tidak terlalu jauh menempuh jarak untuk melaksanakan sholat berjamaah.

Beberapa jama'ah diantaranya Bapak H Ja'far, Bapak H Ahmad Puane, Bapak Usman guru dengan meminta pendapat KH M Imron Kepah untuk mendirikan Masjid di Munduk Asem sebelum berganti nama menjadi Rening. Tetapi pada saat itu tidak ada warga yang mau mewakafkan tanahnya untuk dibangun masjid.

Setelah bermusyawarah dengan masyarakat akhirnya KH M Imron mendatangi rumah Bapak M Yasin orang tua dari Ust Sya'rani di Teluk Limo dan akhirnya beliau mau mewakafkan tanahnya untuk dibangun masjid seluas 4 Are akhirnya mulailah dibangun Masjid Raudhatul Jannah ini pada tahun 1964. Pendiri - pendirinya adalah :

1. Bapak H Bafaqih M Imron

2. H. Ahmad Puane orang tua dari bapak H Zainal Abidin

3. Bapak H Ja'far Rening

4. Bapak Usman guru

Pada tahun 1979 Masjid Raudhatul Jannah masih dalam pembangunan yang diketahui oleh Bapak H Rauf. Namun sudah mulai digunakan untuk melaksakan sholat berjama'ah pada tahun 1965 dengan Ketua Takmir Bapak H Rauf. Dan pada tahun 1979 Takmir Masjid digantikan oleh Bapak Ramli. Bapak Ramli menjadi Takmir Masjid Raudhatul Jannah mulai dari tahun 1979 - 2004.

Karena pada waktu itu masyarakat rening banyak yang transmigrasi hingga hanya tinggal 15 Kepala Keluarga akhirnya Banjar Munduk Asem dibagi sebagian menjadi Banjar Rening. Oleh karena itu Masjid Raudhatul Jannah berada di Banjar Rening.